52 Orang Ditangkap Terkait Serbuan Massa Trump ke Gedung Capitol

52 Orang Ditangkap Terkait Serbuan Massa Trump ke Gedung Capitol

Oxomedia, Washington DC – Kepolisian Washington DC di Amerika Serikat (AS) menangkap puluhan orang terkait aksi kekerasan di Gedung Capitol yang didalangi oleh para pendukung Presiden Donald Trump yang memprotes hasil pilpres AS 2020. Beberapa orang yang ditangkap kedapatan membawa senjata api tanpa izin.

Seperti dilansir CNN, Kamis (7/1/2021), Kepala Kepolisian Metropolitan Washington DC, Robert Contee, dalam konferensi pers mengumumkan ada 52 orang yang ditangkap terkait aksi penyerbuan Gedung Capitol AS, yang diwarnai aksi perusakan dan bentrokan sengit dengan polisi yang berjaga.

Disebutkan Contee bahwa 26 orang di antaranya ditangkap di dalam kompleks Gedung Capitol AS.

Penyerbuan Gedung Capitol oleh massa pro-Trump terjadi pada Rabu (6/1) waktu setempat, saat Kongres AS tengah menggelar sidang untuk mengesahkan hasil voting Electoral College yang memenangkan Presiden terpilih AS, Joe Biden, dalam pilpres AS 2020.

Trump hingga kini menolak mengakui kekalahannya dan bersikeras menuduh adanya kecurangan pilpres. Tuduhan-tuduhan yang tanpa dasar yang terus dilontarkan Trump itu dinilai telah mengobarkan kekerasan yang berujung penyerbuan Gedung Capitol AS ini.

Dalam konferensi pers, Contee menjelaskan bahwa 47 orang di antaranya ditangkap terkait pelanggaran jam malam yang diterapkan di Washington DC dan terkait tindakan masuk tanpa izin atau penyusupan.

Empat orang di antaranya, sebut Contee, ditangkap karena kedapatan membawa pistol tanpa izin. Satu orang lainnya ditangkap karena membawa senjata yang dilarang — tidak disebut lebih lanjut senjata yang dimaksud.

Secara terpisah, otoritas Washington DC juga mengumumkan temuan dua buah bom pipa, dengan masing-masing ada di markas Komisi Nasional Partai Demokrat (DNC) dan markas Komisi Nasional Partai Republik (RNC), yang berjarak hanya beberapa blok dari Gedung Capitol AS.

Baca Juga :  Twitter Blokir Trump untuk Selamanya

Sebuah pendingin dari kendaraan dan sebuah senapan laras panjang disertai beberapa bom molotov juga ditemukan di halaman Gedung Capitol AS. (Detik.com)

Komentar Anda

Global Peristiwa