Tiga Wakil Rektor USU Tidak Dilibatkan, SK Rektor No 82 Maladministrasi dan Pidana

Tiga Wakil Rektor USU Tidak Dilibatkan, SK Rektor No 82 Maladministrasi dan Pidana

Oxonews, Medan– Proses Terbitnya Surat Keputusan (SK) Rektor USU Nomor: 82/UNS 1 R/SK/KPM/2021 Tentang Penetapan Sanksi Pelanggaran Norma Etika Akademik/Etika Keilmuan dan Moral Sivitas Akademika kepada Dr Muryanto Amin dalam kasus self plagiarisme dinilai penuh kejanggalan, bahkan diduga maladministrasi dan Pidana.

Hal itu disampaikan Kuasa Hukum Rektor USU Terpilih Muryanto Amin, Hasrul Benny Harahap, Sabtu (16/1) dalam konferensi pers dengan sejumlah wartawan menyikapi terbitnya SK Rektor USU Nomor: 82/UNS 1 R/SK/KPM/2021.

“Tidak disertakannya para Wakil Rektor khususnya WR 1, 2 dan 5, patut diduga putusan ini merupakan tindakan pribadi dari Rektor USU. Bahkan, tindakan pribadi tersebut kami duga merupakan tindak pidana yang merugikan nama baik klien kami, “ tegas Hasrul Benny.

Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor I, Prof. Rosmayati yang mengatakan dirinya dan wakil rektor lainnya hanya dilibatkan saat rapat penyampaian rekomendasi dari komite etik terhadap kasus self plagiarism Muryanto Amin yang digelar tanggal 13 Januari lalu. Putusan itu juga kata Rosmawati, sudah ditolaknya bersama wakil rektor lainnya.

“Karena kami dari awal tidak dilibatkan, jadi kami menolak putusan itu. Saat penyampaian keputusan tanggal 13 itu tidak dibunyikan kalau kami menolak putusan itu. Malah dibilang bahwa keputusan itu adalah keputusan pimpinan. Prosesnya ini sebenarnya sudah maladministrasi,” tukasnya.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Dr Edy Ikhsan selaku Juru Bicara Rektor terpilih USU periode 2021-2026 Muryanto Amin, Wakil Rektor II Prof Fidel Ganis Siregar, dan Wakil Rektor V Luhut Sihombing.

Juru Bicara Muryanto Amin, Dr Edy Ikhsan mengatakan bahwa Rektor terpilih USU selalu berniat baik dengan tetap menahan diri dari semua serangan dan tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Baca Juga :  Runtung Sitepu Dipanggil Polisi Untuk Klarifikasi Dugaan Korupsi Proyek Embung

”Semua pencemaran yang dilakukan oleh orang yang memang juga berada di dalam lingkup USU masih disikapi dingin oleh Muryanto Amin,” sebut Edy Ikhsan.

Sepatutnya kata Edy, semua pihak menahan diri dan menunggu sikap resmi dari Kementerian terkait permasalahan itu. (TIM/ WSP)

 

Komentar Anda

Polhukam