Bupati: Tidak Akan Berubah Tatanan Langkat Sebagai Tanah Melayu

Bupati: Tidak Akan Berubah Tatanan Langkat Sebagai Tanah Melayu

Oxomedia, Stabat – Bupati Langkat, Terbit Rencana PA, bersama Wakil Bupati Syah Afandin, bertekad memegang teguh komitmen untuk membangun Langkat secara lahir dan batin, sekuat kemampuan serta tidak akan pernah merubah tatanan kehormatan pendiri awal Kabupaten Langkat sebagai tanah melayu.

“Kami sadar, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Adat dijunjung, lembaga disanjung dan pusaka sama dijaga. Dimana adat diisi, disitu pula lembaga dituang,” ujar Terbit pada peringatan hari jadi Kabupaten Langkat ke 271, Minggu (17/1).

Bahkan Bupati juga mengajak semua pihak, untuk menjadikan momentum HUT Langkat ke-271 tahun ini dengan memperkokoh kebersamaan, memperkuat silaturrahmi serta meningkatkan kepedulian, untuk saling memberikan kebaikan dan belajar dari setiap kekurangan yang ada.

Selain itu, Terbit juga berpesan agar para pimpinan perangkat daerah dikedepannya, terus bekerja, menunjukkan prestasi, memberikan bakti kepada negeri. Serta selalu berpikir jernih dan bersikap lapang hati, terhadap masukan, saran bahkan kritik sekalipun, yang ditujukan untuk kemajuan negeri bertuah.

“Tegak runtuhnya negeri ini, ada di tangan kita sendiri. Kemakmuran dan kesejahteraan yang menjadi harapan kita semua, haruslah kita awali dengan kemauan untuk berfikir cerdas, bekerja keras dan tuntas. Serta menerima saran dan kritikan yang membangun,” kata Terbit.

Selanjutnya, dia menyampaikan bahwa Pemkab Langkat saat ini terus mempersiapkan anggaran dan seluruh perangkatnya, guna memutus mata rantai Covid-19. Termasuk kampaye vaksinasi 19 sebagai imunitas tubuh yang dimulai Presiden RI pada 13 Januari 2021 lalu.

“Jadi terkait pelaksanaan vaksinasi ini, saya memohon dukungan tokoh masyarakat, tokoh adat dan pemuka agama serta semua pihak terkait, di Langkat,” harapnya.

Sementara itu Sekda Provsu Sabrina mewakili Gubsu Edy Rahmayadi, mengatakan, saat ini Pemprovsu berkomitmen mempercepat pembangun Sumut disektor pariwisata, termasuk untuk mengembangkan Bukit Lawang dan Tangkahan di Langkat menjadi destinasi wisata tingkat dunia.

Baca Juga :  Kapolres Langkat turun urai kemacatan panjang di Jalinsum

Untuk itu, Pemprovsu mengajak lembaga eksekutif, legislatif dam yudikatif di Langkat, untuk bersatu menjaga kemitraan guna mensukseskan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Langkat.

Sedangkan Sekdakab Langkat Indra Salahudin menambahkan, bahwa tema HUT tahun ini, “Dengan semangat hari jadi Kabupaten Langkat ke -271, kita bergerak bersama melawan pandemi Covid-19, mewujudkan Langkat yang maju sejahtera dan religius”. Selaras dengan mottonya, yakni Langkat Tangguh Bersama.

Kemudian, Sekda melaporkan, ditahun 2020, Pemkab Langkat berhasil meraih sejumlah prestasi dari tingkat provinsi hingga nasional, meski di tengah wabah Covid-19. Diantaranya, meraih opini WTP dari BPK RI perwakilan Sumut untuk pertama kalinya. Sertifikat WTP dari Kementerian Keuangan RI. Serta meraih penghargaan TPAKD award dari OJK pusat dengan kategori penyediaan akses keuangan terbaik tingkat nasional.

Diakhir paripurna, Bupati Langkat menyerahkan cendramata kepada pencipta Mars Langkat Berseri Nyonya Fuad Ams dan penulis sejarah Langkat Nyonya H.M Nuh.

Kemudian Bupati terdahulu Samsul Arifin dan Ngogesa Sitepu, kepada Ketua DPRD Langkat terdahulu Sama Mesa Bangun, Rudi Bangun dan Terbit Rencana PA diwakili Sri Bana PA.

Usai paripurna, dilanjutkan penyantunan anak yatim dan pemotongan nasi tumpeng dihalaman belakang kantor DPRD Langkat. Pemotongan dilakukan pertama kali oleh Bupati, lalu nasi tumpennya diberikan kepada Sekda Provsu Sabrina mewakili Gubsu Edy Rahmayadi.

Lalu diberikan kepada dua tokoh masyarakat Langkat Samsul Arifin dan Ngogesa. Dilanjutkan kepada Wabup Langkat Syah Afandin dan ketua DPRD Langkat Surialam.

Pada HUT Langkat kali ini, dua tokoh masyarakat Langkat, yang pernah menjabat Bupati Langkat dua priode, turut hadir ikut menghangatkan acara. Yakni Syamsul Arifin priode 1999-2008 dan Ngogesa Sitepu priode 2009-2019. Kehikmatannya ditambah, dengan dihadirkannya 50 orang anak yatim untuk diberikan santunan dan paket bingkisan, dipenghujung acara.

Baca Juga :  Innalillahi, Tokoh Medan Utara yang Dikenal Dermawan Haji Doyong Tutup Usia

Rangkaian acara HUT yang diselenggarakan sederhana ini, bertujuan untuk kebaikan bersama dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Jadi acara yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini. Diawali dengan rapat paripurna di Gedung DPRD Langkat.

Acara HUT yang dimeriahkan dengan pegelaran budaya, seperti tarian nusantara yang mewakili 14 etnis suku di Langkat dan tarian melayu sekapur sirih ini, dihadiri oleh Sultan Langkat Tuan Abdul Azwar Aziz Abdul Djalil Rahmadsyah, Tuan Guru Besilam DR. Zikmal Fuad MA, segenap anggota DPR RI Djohar Arifin, unsur Forkopimda Langkat, para pejabat Pemkab Langkat, segenap anggota DPRD Langkat, tokoh agama/masyarakat dan pemuda Langkat, kerapatan adat kesultanan Langkat, kejuruan dan kedatukan Langkat. (Analisadaily.com)

Komentar Anda

Sumut