Terkait Hilangnya Ornamen Melayu, PB MBN Langkat Desak Bupati Segera Terbitkan Perbup

Terkait Hilangnya Ornamen Melayu, PB MBN Langkat Desak Bupati Segera Terbitkan Perbup

Oxomedia, Langkat– Pengurus Besar Majelis Belia Negeri (PB-MBN) Langkat memprotes hilangnya ornamen di kantor-kantor Dinas Pemerintah Kabupaten Langkat. PB MBN Langkat meminta Bupati Langkat segera menetapkan Peraturan Bupati tentang ornamen  Melayu yang wajib digunakan di Kantor Pemerintahan baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga ke bawahnya.

“Kami menemukan sudah banyaknya kantor dinas di lingkungan Pemkab Langkat yang tak memiliki ornamen Melayu, ada yang 100% hilang yakni di Inspektorat, Catpil dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bahkan di dinas Pariwisata dan Kebudayaan sangat di sayangnya masih tak memiliki ornamen Melayu di kantor dinasnya,” ujar Agusma Hidayat selaku Wali Utama PB MBN Langkat.

Selain Gerbang Selamat Datang di Simpang Kantor Bupati dan kantor Dinas yang disebut sebelumnya, PB MBN Langkat menemukan sedikitnya ada 13 kantor Dinas Pemerintahan di Kabupaten Langkat yang tidak memiliki ornament Melayu. “Diantaranya Diskominfo, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PPKB dan PPA, Disperindag, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi, Dinas Sosial, Kantor Kesbangpol dan Satpol PP dan beberapa dinas lainnya,” lanjut Agusma.

Atas dasar kepedulian bagi pelestarian budaya dan sejarah negeri Langkat, PB MBN Langkat meminta agar Bupati Langkat Terbit Rencana PA, segera menetapkan Peraturan Bupati tentang ornamen Melayu untuk seni bina bangunan Pemerintah Kabupaten Langkat.

“Jika Peraturan Bupati tersebut di tetapkan, maka Bapak Bupati Langkat akan berhasil menorehkan tinta emas sejarah akan jasanya membangun dan menjaga kemelayuan di bumi Langkat ini,” jelas Agusma.

Rencananya, pada Rabu, (20/1/2020) PB MBN Langkat akan kembali melakukan rapat dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Kabupaten Langkat. Pada pertemuan itu, nantinya PB MBN Langkat akan melanjutkan pernyataan sikap mereka, sebagai berikut:

  1. Memberikan masukan dan saran terkait ornamen Melayu khas Langkat dan kalimat ‘Tabik Tuan dan Puan Di Bumi Langkat Nan Bertuah’ terdapat pada desain yang akan di bangun di tahap kedua.
  2. Memastikan pernyataan Pemkab Langkat melalui Sekdakab dan Kadis PUPR bahwa proyek pengerjaan gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat ada di R APBD 2021
  3. Meminta kepada Bapak Terbit Rencana PA selaku Bupati Langkat menetapkan Peraturan Bupati tentang Ornamen Melayu di Setiap Reka Bentuk Bangunan Pemerintah Kabupaten Langkat sesuai dengan butir pasal dalam Perda Masyarakat Adat yang telah di syahkan.

(TIM)

Baca Juga :  Gubsu Tinjau Pembangunan 9 Unit Rumah Bagi Korban Kebakaran di Langkat

Komentar Anda

Peristiwa Sumut