Gegara Kasus Natalius Pigai, Abu Janda vs Haris Pertama Berseteru

Gegara Kasus Natalius Pigai, Abu Janda vs Haris Pertama Berseteru

Oxomedia, Makassar – Kasus Natalius Pigai membuat Abu Janda dan Ketua KNPI Haris Pertama berseteru.

Denny Siregar ikut berkomentar Rabu, 27 Januari 2021.

“Siapa yang menang?,” kata Denny Siregar melalui akun Twitter @Dennysiregar7 seperti dilansir TRIBUN-TIMUR.COM.

Cuitan Denny Siregar  di-retweet Abu Janda.

Seteru Abu Janda dan Haris Pertama terkait masalah rasisme bermula dari cuitan Abu Janda melalui akun Twitter @permadiaktivis1, 2 Januari 2021.

“Kau @NataliusPigai2 apa kapasitas kau? sudah selesai evolusi belom kau?” tulis Abu Janda.

Cuitan tersebut merupakan respon Abu Janda atas pernyataan Natalius Pigai tentang sosok Mantan Kepala BIN AM Hendropiyono.

“Kapasitas Jend. Hendropriyono: Mantan Kepala BIN, Mantan Direktur BAIS, Mantan Menteri Transmigrasi, Profesor Ilmu Filsafat Intelijen, Berjasa di berbagai operasi militer,” tulis Abu Janda.

Namun cuitan tersebut sudah tak ada lagi di Twitter @permadiaktivis1.

Terkait cuitan tersebut, Haris Pertama meminta polisi bertindak tegas.

Abu Janda tak tinggal diam. Ia memposting video Natalius Pigai.

“Maen isu Rasisme, yang dibelain @NataliusPigai2 rasis menghasut permusuhan SARA: “kalo presiden wapres dari pulau jawa, maka suku di luar jawa = BABU” istilah anti kemanusiaan. Pigai juga RASIS KEJI ke etnis jawa, cek video

Mau maen lapor2an isu rasisme @harisknpi ? RT ya twips!,” tulis Abu Janda, Rabu (27/1/2021) pukul 8.35 malam.

Lebih lanjut, Abu Janda menantang Haris Pertama.

“mau maen lapora2an ke polisi isu rasisme, bang @harisknpi , pace @NataliusPigai2 ? yuk maen kita. kita lihat laporan siapa yang diproses,” lanjut Abu Janda.

Haris Pertama pun langsung membalas.

“Jika memang saya harus di tangkap karena melawan orang rasis dan pemecah belah persatuan seperti ini maka saya ikhlas. Tapi saya dan seluruh rakyat Indonesia masih yakin POLRI akan menegakkan hukum yang adil dan menjaga persatuan di Indonesia.,” tulis Haris Pertama melalui Twitter @harisknpi, Kamis (28/1/2021) pukul 2.56 dini hari.

Baca Juga :  AJI dan kelompok sipil Malaysia desak militer Myanmar bebaskan jurnalis

Cuitan tersebut disertai capture tantangan Abu Janda. (TRIBUN-TIMUR.COM/ Sakinah Sudin)

Komentar Anda

Polhukam