XL Axiata Gigit Jari, Hampir Setengah Keuntungan Perusahaan Amblas Saat Pandemi

XL Axiata Gigit Jari, Hampir Setengah Keuntungan Perusahaan Amblas Saat Pandemi

Oxomedia, Jakarta – PT XL Axiata Tbk (EXCL) terpaksa gigit jari lantaran hampir setengah keuntungan perusahaan terpangkas sepanjang tahun 2020. Merujuk laporan keuangan perusahaan, XL Axiata membukukan laba bersih Rp371,59 miliar per Desember 2020. Nilai tersebut merosot 47,85% dari Desember 2019 lalu yang mencapai Rp712,58 miliar. Alhasil, laba per saham anjlok 47,76% secara tahunan menjadi Rp35.

Amblasnya laba tersebut terjadi ketika pendapatan XL Axiata hanya mampu tumbuh 3,50% Rp25,13 triliun pada akhir tahun 2019 menjadi Rp26,01 triliun pada akhir tahun 2020. Pendapatan terbesar XL Axiata bersumber dari sektor data yang kontribusinya naik dari Rp19,28 triliun menjadi Rp21,38 triliun. Namun, pendapatan sektor nondata justru merosot tajam dari sebelumnya Rp3,66 triliun menjadi Rp2,82 triliun.

Ketika pendapatan naik tipis, beban yang ditanggung perusahaan telekomunikasi itu justru membengkak hingga memangkas signifikan perolehan laba bersih. Beban penyusutan meningkat dari Rp7,33 triliun pada Q42019 menjadi Rp12,43 triliun pada Q42020. Biaya keuangan yang ditanggung perusahaan juga turut melonjak dari angka Rp2,42 triliun menjadi Rp2,67 triliun.

Pada saat yang bersamaan, XL Axiata kehilangan banyak keuntungan selisih kurs, yaitu dari sebelumnya Rp45,51 miliar menjadi hanya Rp7,88 miliar. Kemudian, laba bersih dari entitas asosiasi yang tahun 2019 tercatat sebesar Rp1,04 miliar berubah menjadi rugi Rp607 miliar pada tahun 2020.

Secara tahunan, aset XL Axiata mengalami kenaikan dari angka Rp62,73 triliun pada Desember 2019 menjadi Rp67,74 triliun pada Desember 2021. (WE Online)

Komentar Anda

Baca Juga :  PT Pos Indonesia salurkan Rp34,7 triliun sejak BST digulirkan
covid19 Ekonomi