Jumlah Orang Miskin di Sumut Bertambah 73 Ribu Orang, Mengapa?

Jumlah Orang Miskin di Sumut Bertambah 73 Ribu Orang, Mengapa?

Oxomedia, Medan- Jumlah orang miskin di Sumatera Utara mencapai 1,36 juta jiwa. Angka yang tercatat pada September 2020 itu bertambah 73 ribu jiwa dibandingkan pencatatan sebelumnya pada Maret 2020.

“Angka kemiskinan Sumatera Utara mengalami peningkatan sebesar 0,39 poin yaitu dari 8,75 persen pada Maret 2020 menjadi 9,14 persen pada September 2020. Angka kemiskinan ini setara dengan 1,36 juta jiwa pada September 2020, atau bertambah sekitar 73 ribu jiwa dalam satu semester terakhir,” kaya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Syech Suhaimi, Senin (1/3/2021).

Persentase penduduk miskin di Sumatera Utara, lanjut Sujami, berada di daerah perkotaan sebesar 9,25 persen. Sedangkan di daerah perdesaan sebesar 9,02 persen.

“Daerah perkotaan mengalami peningkatan sebesar 0,5 poin, sedangkan daerahperdesaan mengalami peningkatan sebesar 0,25 poin jika dibandingkan Maret 2020,” ujar dia.

Garis Kemiskinan pada September 2020 tercatat sebesar Rp505.236,-/kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp. 378.617,- (74,94 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp. 126.619,- atau sekitar (25,06 persen).

Pada periode Maret 2020 – September 2020 , Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menunjukkan peningkatan. P1 naik dari 1,513 pada Maret 2020 menjadi 1,599 pada September 2020, dan P2 naik dari 0,388 menjadi 0,453.

“Hal ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung menurun dan semakin menjauh ke dalam dari garis kemiskinan, dan tingkat ketimpangan pengeluaran antar penduduk miskin semakin tinggi,” imbuh dia.

Adapun beberapa faktor yang diduga berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Sumatera Utara pada periode Maret 2020-September 2020 antara lain, adalah Pandemi Covid-19 yang berkelanjutan dan berdampak pada perubahan perilaku serta aktivitas ekonomi penduduk sehingga mendorong terjadinya peningkatan angka kemiskinan.

Baca Juga :  Belanda Rusuh, Ratusan Orang Ditangkap

Kemudian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,91 persen pada Agustus 2020, meningkat jika dibandingkan dengan TPT Februari 2020 yang sebesar 4,73 persen.

“Kenaikan harga beras, rokok kretek dan juga bahan makanan lainnya, berpengaruh sangat signifikan terhadap tingkat konsumsi dan kemiskinan masyarakat di Sumut,” ucap dia. (BOB/ IDXChannel)

Komentar Anda

Ekonomi Gaya Hidup Sumut