Kami Ingin Proses Belanja bebas Korupsi

Kami Ingin Proses Belanja bebas Korupsi

Daruma B2B Startup Lokal

Oxomedia, Jakarta – Sistem perdagangan elektronik atau e-commerce kini kian diminati, khususnya di masa pandemi covid-19. Sebab salah satu layanan e-commerce memberikan kemudahan bagi para penggunanya, khususnya untuk model belanja business to business (B2B). Model belanja B2B E-Commerce menawarkan berbagai fitur yang dinilai memudahkan proses pengadaan barang & jasa, seperti fitur penawaran instan, instant invoice bahkan pembayaran tempo.

Hadirnya fitur tersebut tentunya mampu menghemat biaya pengeluaran perusahaan dan secara signifikan menghemat waktu pada proses pengadaan barang & jasa. Penggunaan platform B2B E-Commerce sebagai partner pengadaan barang & jasa kini sudah cukup populer di perusahaan besar maupun lingkup pemerintah.

Salah satu fitur kunci dalam platform B2B E-Commerce adalah transparansi dalam seluruh proses pengadaan barang & jasa, sistem transparansi yang ditawarkan dinilai mampu mengurangi praktek yang merujuk kepada tindakan korupsi seperti markup harga, titip margin dan sebagainya.

“Kami menyediakan transparansi di platform kami, mulai dari akses ke ratusan ribu produk industrial dan peralatan kantor. Sehingga untuk proses pengadaan barang akan tercatat dalam sistem kami, mulai dari permintaan penawaran harga, pemesanan produk hingga negosiasi harga.

Sebutlah saya selaku tim procurement dari perusahaan A, ketika saya download penawaran harga saat itu juga sudah tercatat dalam sistem kami, ketika saya merasa harga kurang kompetitif maka saya akan mengajukan negosiasi melalui fitur ‘negosiasi’, hasil negosiasi antara saya dan tim Daruma akan tercatat sebagai history pembelian dan dapat di download menjadi lampiran.

Kami menjaga betul fitur ini dapat menjadi jawaban untuk menerapkan proses belanja yang lebih transparan, karena informasi tersebut terbuka dan dapat diakses melalui halaman dashboard akun. Rekam jejak digital tidak akan pernah di smebunyikan, inilah salah satu kelebihan kami untuk menjadikan Daruma sebagai salah satu lokal B2B E-Commerce yang transparan. Ucap Herry Wijaya selaku CEO, Daruma.

Baca Juga :  Mantan Kadis Pariwisata Ultri Simangunsong Ditahan Kejari Tobasa

Daruma sendiri saat ini telah tercatat ada lebih dari 15.000 akun perusahaan yang terdaftar, 250.000 produk yang tayang di web, dengan 80.000 produk yang ready stok serta metode pembayaran yang variatif khususnya untuk fitur pembayaran tempo yang telah dipermudah aksesnya untuk small business, kini tidak hanya perusahaan besar saja yang bisa menggunakan fitur tempo, apapun jenis usahanya dan berbadan usaha maka mulai dari 5 juta anda dapat menikmati fitur tempo.

Dari hal ini Daruma berharap setiap pengadaan barang akan tercatat dari yang kecil hingga besar, karena e-commerce lain menerapkan pembayaran tempo untuk pengadaan dalam skala besar, di Daruma kami melakukan hal yang sebaliknya untuk menghapuskan segala jenis praktik kecurangan yang mungkin terjadi.

“Dari awal kami mendirikan Daruma salah satu tujuan kami adalah untuk menghapus segala tindakan yang merujuk pada korupsi. Seperti yang saat ini sudah diterapkan oleh pemerintah melalui layanan e-procurement di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Kami berharap dengan adanya fitur transparansi ini tidak ada lagi jasa titip margin maupun praktek-praktek lainnya.Tambah Herry Wijaya

Daruma hadir sebagai solusi belanja untuk seluruh kebutuhan perusahaan anda, dengan platform 360 derajat yang menghubungkan penyedia barang dan pembeli, memberikan akses kepada lebih dari 250.000 produk dari berbagai sektor industri, dan jaminan pengiriman tepat waktu. (BOB/REL)

Komentar Anda

Ekonomi Gaya Hidup