Ketua Kompatir Dukung kebijakan Tirtanadi pembacaan meter digital

Ketua Kompatir Dukung kebijakan Tirtanadi pembacaan meter digital

Oxomedia, Medan – Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Hasnudi sangat mendukung kebijakan yang dibuat oleh Dirut PDAM Tirtanadi, Kabir Bedi, tentang pembacaan meter pelanggan Tirtanadi menggunakan digital (android).

“Pembacaan meter secara manual yang selama ini dilakukan oleh Tirtanadi sangat rawan penyimpangan dan lemah dalam pembuktiannya, dengan diubah secara digital maka pemakaian air pelanggan Tirtanadi menjadi akurat sehingga pelanggan tidak dirugikan,” katanya, Selasa (16/3)

Lebih jauh dikatakannya, saat ini PDAM Tirtanadi tengah melakukan pembacaan meter secara android ini merupakan terobosan yang sangat bagus sehingga pemakaian air pelanggan pada setiap bulannya akan menjadi lebih tepat.

Walaupun menurut Prof Hasnudi yang juga Ketua Komunitas Pelanggan Air Tirtanadi (Kompatir) itu, pembacaan meter secara android ini sudah lama dilakukan oleh PDAM lain di Indonesia.

“Pembacaan meter secara android ini sudah lama dilaksanakan PDAM lain di Indonesia ini, dan Tirtanadi pada beberapa tahun yang lalu sudah melakukan uji coba untuk pembacaan meter dengan android, sekarang dilaksanakan secara menyeluruh pencatatan meter secara android makanya saya dukung ini,”ujar Prof Hasnudi.

Ditambahkannya kepada masyarakat pelanggan Tirtanadi tidak perlu khawatir akan pemakaian air pada bulan Maret dan April terjadi lonjakan.

Manajemen Tirtanadi akan mereduksi pemakaian pelanggan dengan datang ke Kantor Cabang setempat dengan mengajukan permohonan pengurangan tagihan.

Menurutnya kebijakan ini bertujuan agar pemakaian air pelanggan menjadi akurat dan pelanggan tidak dirugikan, dan Hasnudi menyatakan sangat merespon baik kebijakan manajemen Tirtanadi yang peduli terhadap pelanggannya dengan menanggung kerugian yaitu melakukan pengurangan rekening air masyarakat. (BOB/REL/Antara)

 

Komentar Anda

Baca Juga :  Dengan Ekonomi Digital di Indonesia Qlue Mendorong Lokalisasi Teknologi Demi Mensinergikan Kearifan Lokal
Ekonomi