Ramadhan 1442 H di Mekkah, Buka Puasa Bersama Ditiadakan

Ramadhan 1442 H di Mekkah, Buka Puasa Bersama Ditiadakan

 Masjidil Haram Disterilisasi 10 Kali Sehari

Oxomedia, Jakarta, – Arab Saudi akan menjalani Bulan Suci Ramadhan kedua di tengah pandemi COVID-19. Sejumlah kebijakan diambil terkait dengan pelaksanaan ibadah selama Ramadhan kali ini, untuk mencegah penularan COVID-19.

Buka puasa, sahur dan itikaf untuk tahun ini ditiadakan di masjid-masjid di seluruh wilayah kerajaan selama Ramadhan. Melansir The National News, Selasa 13 April, Menteri Urusan Islam Abdullatif Al Sheikh mengatakan, pertemuan besar untuk berbuka puasa setiap hari selama Ramadhan tidak akan berlangsung di dalam masjid kerajaan tahun ini.

Ini juga berlaku untuk makan sahur dan Itikaf yang biasanya berlangsung pada 10 hari terakhir Bulan Ramadhan. Tujuannya, untuk mencegah peningkatan kasus infeksi COVID-19.

I’tikaf adalah praktik berdiam di masjid selama beberapa hari sekaligus untuk sholat dan berefleksi, yang sering dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadhan.

Terkait dengan Salat Tarawih, Kementerian Haji dan Umrah memberikan izin pelaksanaan Salat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan sejumlah syarat. Calon jamaah harus sudah memeroleh minimal satu dosis vaksin COVID-19.

Calon jamaah juga harus mendapatkan izin yang bisa diperoleh secara daring melalui aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna. Jamaah harus datang tepat waktu, atau akan kehilangan kuotanya. Sementara, anak-anak tidak diperkenankan masuk dan berada di pekarangan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, seperti melansir Arab News.

Jumlah rakaat dan waktu Salat Tarawih juga dibatasi. Jumlah rakaat dibatasi 10 rakaat ditambah 3 rakaat Salat Witir. Waktu salat dibatasi maksimal 30 menit di seluruh masjid kerajaan. Jika memasuki masjid tanpa izin, ada denda sebesar 1.000 riyal atau sekitar Rp3,9 juta.

Baca Juga :  Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Sumut Gelar Pasar Murah

Selama Ramadhan, Masjidil Haram di Makkah akan disterilkan 10 kali sehari menggunakan 60.000 liter bahan pembersih. Selain itu, ada 30 kamera termal untuk memindai tanda-tanda demam di antara jumlah pengunjung, untuk menjaga semua orang aman dari COVID-19. Penerapan jarak sosial, penggunaan masker dan membawa sajadah sendiri wajib bagi seluruh jamaah. (BOB/VOI)

Komentar Anda

Gaya Hidup