Wafat di Akhir Ramadhan, Doa Mengalir Deras Untuk Ustadz Tengku Zulkarnain

Wafat di Akhir Ramadhan, Doa Mengalir Deras Untuk Ustadz Tengku Zulkarnain

Oxomedia, Medan – Senin, malam 29 Ramadan 1442H / 10 Mei 2021 , Jam 18.25, Guru kita al-Mukarram Ust Tengku Zulkarnain sudah mendahului kita. Selama aku mengenal engkau, kesan ku, tak ada takut dalam dirimu. Takutmu engkau habiskan hanya untuk Allah. Bulan lalu terakhir jumpa denganmu di Diniyah Putri Padang Panjang, engkau bercerita tentang pondok Tahfizh Qur’an yang engkau bangun di Medan. Ntah apa amal engkau guru, hingga doa kami kalah ingin berhariraya denganmu, Allah dan para malaikat-Nya lebih memilihmu untuk berada di tengah mereka pada hari besar itu. Engkau benar-benar kembali ke fitrah. Doakan kami supaya istiqomah. Makin sunyi jalan ni ku rasa.

Narasi dari unggahan foto Ustadz Abdul Somad mencium tangan Ustadz Tengku Zulkarnain itu sontak mengangetkan seantero nusantara. Diiringi Adzan Magrib di penghujung bulan suci Ramadhan, Ulama yang terkenal lantang dan tegas dalam perjalanan dakwahnya itu telah berpulang.

Hal senada juga diunggah oleh Ustadz Hanan Attaki yang di dalam laman IG Officialnya menuliskan : Tidaklah beliau bersuara karena kedengkian & kebencian. Tetapi karena cinta kepada bangsa ini. Karena membela umat yg lemah. Beliau bersuara saat kita diam. Itulah keberanian sejati. Tidak ada yg saya tau tentang beliau kecuali kebaikan. Wa laa nuzakki alallahi ahadan. Ketika Allah memanggilnya di bulan Ramadhan, maka cukuplah itu sebagai pertanda Allah ingin memberikannya karpet merah di langit. MasyaAllah Ustadz, cemburunya kami kepadamu.

Adapun Akun resmi Ustadz Adi Hidayat juga menyampaikan ucapan berbela sungkawa dan menghaturkan doa : Semoga Allah Subhannahu Wa Ta’ala menerima segala amal ibadah guru kami, mengampuni segala kekhilafan beliau serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan iman lahir batin.

Baca Juga :  Ustad Das'ad Latif Mengaku Kagumi Sosok Gubernur Seperti Edy Rahmayadi

Banyak lagi pesohor negeri ini yang menyampaikan rasa berduka yang mendalam atas kepergian mantan Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia yang bersuara merdu ini.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang dikenal dekat dengan ulama ini menuliskan : Selain seorang ulama dan guru, Almarhum adalah sahabat saya, yang selalu mendukung saya dalam menjalankan amanah sebagai Gubernur Sumatera Utara. Saya merasa sangat bangga pernah mengenal sosok beliau yang sangat konsisten dalam perjuangan kepada umat. Tiada henti dan lelah berdakwah demi tegaknya syiar Islam. Selamat jalan Ustadz, semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya dalam keadaan husnul khatimah. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga tabah dan ikhlas dalam menerima cobaan ini.

Seorang fotografer senior, Tarmizy Harva, menuliskan bahwa beliau mengetahui sosok pendakwah yang kerap menggunakan gamis berwarna putih ini pada tahun 1990. Tarmizy menyampaikan kekagumannya pada ulama yang menuturnya cadas dan cerdas.

Seorang netizen bernama yusufhamdaninew menuliskan komentar pada sebuah postingan yang memberitakan tentang ramainya ucapan duka cita untuk Ustadz Tengku Zulkarnain di Instagram : Telah pergi sudah ulama yang teguh mengutarakan yang hak ya hak yang bathil ya bathil selamat jalan guruku ustad zulkarnaen.

Ya Allah…Hamba bersaksi beliau guru yg baik…beliau orang baik…, tulis Dedy Nuzril Riza yang berkomentar di sebuah akun facebook.

Sebuah akun facebook bernama Andrie Fatwa Siregar menuliskan komentarnya :
Selamat jalan Buya Tengku…tidak banyak orang berani vulgar beroposisi..paling bisik bisik dibelakang..oposisi bukan haram,rezim dimanapun sebaik apapun harus ada dan harus mau dikritik…bila ulama sudah disumbat kekuasaan, kemana rakyat akan mengadu? Innalillahi Wainnailahi Rojiun.

Onny Kresnawan, Seorang Sutradara asal Medan pun turut bersaksi atas dai tegas berdarah Melayu Deli dan Riau ini : Selamat jalan Ustadz Zul, aku menjadi bagian saksi bahwa suara lantang mu mewakili kami yang tercekat demi kemaslahatan umat dan kebaikan negeri ini. Insya Allah husnul khotimah, Aamin

Baca Juga :  Gubsu: Sistem Pemerintahan Di Sumut Harus Bersih dan Profesional

Banyak lagi doa-doa yang mengalir menyusul kepergian Ulama kelahiran Medan, 14 Agustus 1963 ini. Bahkan budayawan Sudjiwotedjo menyampaikan bahwa beliu memiliki hutang rasa kepada Almarhum Tengku Zulkarnain. “Met jalan Ustadz Tengku Zulkarnain .. sampai jumpa, Kau antara lain pernah menghiburku dengan lagu langgam/keroncong Jawa … #utangRasa. Cuit Sudjiwotedjo. (tam/oxo)

 

Komentar Anda

Nasional Sosok