Pelajar SMA Santo Thomas Medan tersesat di kawasan air terjun Dua Warna

Pelajar SMA Santo Thomas Medan tersesat di kawasan air terjun Dua Warna

Oxomedia, Medan – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan berhasil mengevakuasi enam orang pelajar dan seorang guru usai dilaporkan tersesat di kawasan pemandian air terjun Dua Warna, Sibolangit, Sumatera Utara.

Humas SAR Medan Sariman Sitorus, Minggu (16/5), mengatakan bahwa keenam orang yang merupakan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Santo Thomas Medan itu tersesat sejak Sabtu malam (15/5).

Adapun identitas mereka yakni Marsel (17), Haduan (17), Hagai Pinem (17), Valentino (18), David (17), Farel (17) dan Yansen (30).

“Tujuan mereka berwisata setelah selesai melaksanakan ujian sekolah. Di tengah perjalanan, turun hujan cukup deras yang menyebabkan kabut pekat dan menyulitkan jarak pandang. Mereka menggunakan google maps untuk menuju lokasi, namun malah tersesat,” katanya.

Para korban berhasil ditemukan pada Minggu sekitar pukul 06.58 WIB berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi air terjun Dua Warna dalam keadaan selamat, namum mengalami hipotermia ringan.

“Sudah dievakuasi ke posko Basarnas di Sibolangit dan menunggu untuk dipulangkan,” katanya. (BOB/ANTARA)

Komentar Anda

Baca Juga :  Jalur Alternatif Medan-Berastagi Lewat Hutan Lindung Tinggal 5 Km
Melancong