Gelar Musrenbang Perubahan RPJMD 2019-2023, Ini Delapan Prioritas Utama Pembangunan Sumut

Gelar Musrenbang Perubahan RPJMD 2019-2023, Ini Delapan Prioritas Utama Pembangunan Sumut

Oxomedia, Medan– Provinsi Sumatera Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perubahan RPJMD Tahun 2019-2023. Kegiatan yang digelar Kamis (3/6/2021) di Santika Dyandra Hotel Medan itu dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Ir. Rudi Soeprihadi selaku Deputi Pengembangan Regional Bappenas.

Kemudian tampak di lokasi acara Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, Kepala Daerah Kabupaten/ Kota di Sumut, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Sumut.

Gubsu Edy Rahmayadi memberi pemaparan terkait Akselerasi Pencapaian Sumut Bermartabat.

Mantan Pangkostrad tersebut memaparkan sebesar 82,64 persen masyarakat merasa puas terkait pelayanan publik.

“Ini akumulasi capaian Kabupaten/ Kota sampai Provinsi. Karenanya kita harus terus duduk bersama membangun sinergitas dengan Gubernur sebagai perwakilan pusat,” kata Gubsu Edy Rahmayadi.

Soal kesempatan kerja, Gubsu menegaskan adanya sejumlah peningkatan.

“Peningkatan kesempatan kerja dan berusaha melalui penyediaan lapangan kerja, Provinsi Sumut naik dari peringkat ke 32 menjadi peringkat 20,” urai Gubsu.

Di sisi lain, Gubsu juga menyoroti adanya sejumlah Kabupaten/ Kota di Sumut yang mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

“Kita Pemerintah Sumut mendapat predikat 7 kali Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, tapi kita masih ada 11 Kabupaten/ Kota yang masih Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang memengaruhi nilai Sumut. Ini akan sama-sama kita benahi,” urai Gubsu.

Sumut juga diberi ganjaran sejumlah penghargaan. Di antaranya Keterbukaan Informasi Publik dari KI Pusat. Masuk 10 besar daerah dengan kerukunan beragama serta 10 provinsi terbaik pembangunan daerah dari Bappenas tahun 2021.

Dalam Musrenbang Perubahan RPMJMD 2019-2023 itu, Gubsu Edy Rahmayadi juga memaparkan 8 (delapan) prioritas utama pembangunan Sumatera Utara, yaitu:

Baca Juga :  Tatap atau Tutup? Menyelisik Kebijakan Edy Rahmayadi Menunda Pembelajaran Tatap Muka

Pertama, Peningkatan Sarana dan Prasana Ketenagakerjaan

Kedua, Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan.

Ketiga, Konektivitas Antar Pusat Pertumbuhan Wilayah dan Pusat-Pusat Produktivitas.

Keempat, Peningkatan Sarana dan Prasarana Layanan Kesehatan.

Kelima, Peningkatan Nilai Tambah Sektor Agraris.

Keenam, Peningkatan Nilai Tambah Sektor Pariwisata.

Ketujuh, Peningkatan Pelayanan Sosial Kemasyarakatan dan Olahraga

Kedelapan, Reformasi Birokrasi, Tata Kelola Pemerintah dan Layanan Publik.

Sementara itu Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya memberi apresiasi terselenggaranya Musrenbang Perubahan RPJMD tersebut. Menurutnya, Musrenbang merupakan langkah penting dalam rangka pencapaian visi dan misi.

“Ini sangat penting. Dan Kemendagri mengapresiasi langkah-langkah ini,” tegas Tito.

Mantan Kapolri tersebut menegaskan tentang dukungan Pemerintah Pusat terhadap pembangunan di Sumatera Utara.

“Dukungan pemerintah pusat seperti Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi, penetapan destinasi wisata prioritas, pengembangan Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei dan lainnya sebagainya. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya Visi-Misi pembangunan Provinsi Sumatera Utara,” tegas Tito Karnavian.

(TIM)

Komentar Anda

Peristiwa Sumut