Ini Syarat Dari Jokowi Agar PPKM Darurat Tidak Diperpanjang

Ini Syarat Dari Jokowi Agar PPKM Darurat Tidak Diperpanjang

Oxomedia, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.
Jika perkembangan kasus Covid-19 dalam seminggu ke depan menurun, Jokowi membuka peluang untuk membuka kembali aktivitas masyarakat yang akan dilakukan secara bertahap.

“PPKM Darurat baru akan dilonggarkan bertahap apabila tren kasus Covid-19 menurun,” kata Jokowi, seperti dikutip melalui akun media sosialnya, Rabu (21/7/2021).

Jokowi meminta segenap elemen bangsa untuk bekerja sama dan bahu membahu dalam pelaksanaan PPKM Darurat, agar kasus turun dan tekanan terhadap sejumlah fasilitas kesehatan berkurang.

“Kenakan masker, jaga jarak, dan hindari kerumunan,” katanya.

Sebagai informasi, pemerintah sudah mulai menyiapkan skenario jika kegiatan masyarakat kembali dibuka. Simak rinciannya :

– Pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50%;

– Pasar tradisional, selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas maksimal 50%, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang pengaturannya ditetapkan oleh Pemerintah Daerah;

– Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis, diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah;

– Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit;

– Sedangkan kegiatan yang lain pada sektor esensial dan kritikal, baik di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan, akan dijelaskan terpisah. (rel/cnbc)

Baca Juga :  Kelelawar Buah Menjadi Inang Penyebaran Virus Nipah

 

Komentar Anda

covid19