Setelah 18 Tahun, Masyarakat Desa Perlis Kembali Nikmati Air Bersih di HUT RI Ke-76

Setelah 18 Tahun, Masyarakat Desa Perlis Kembali Nikmati Air Bersih di HUT RI Ke-76

Oxomedia, Langkat– Masyarakat Desa Perlis, Kecamatan Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat boleh berbahagia hati di HUT RI Ke -76. Pasalnya, setelah hampir 18 tahun kesulitan memproleh air bersih, terhitung sejak 16 agustus 2021 masyarakat Desa Perlis sudah dengan mudah dapat memperoleh air bersih.

Sumber air bersih tersebut diperoleh dari sumur bor bekas pembangunan negara Belanda yang sudah sekitar 18 tahun tidak memproduksi air lagi.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sumatra Utara (Sumut), Kabir Bedi mengatakan, perbaikan sumur bor tersebut dilakukan berdasarkan instruksi dari Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi.

“Kita hadir di Desa Perlis karena instruksi dari Gubernur Sumatra Utara pak Edy Rahmayadi, menginstruksikan kepada PDAM Tirtanadi pada tanggal 21 Juli untuk mengecek terkait ketersediaan air bersih di Desa Perlis,”

“Jadi pak gubernur mendapat laporan dari Datuk Tengku Candra, Kejuruan stabat, bahwa ada warga kita di Desa Perlis mengalami kesulitan mendapat air bersih,” ujar Kabir, Senin (16/8/2021).

Setelah mendapat perintah dari Gubernur Sumatra Utara, pihak PDAM Tirtanadi berkoordinasi dengan PDAM Tirta Wampu untuk meninjau dan meneliti air dari sumur bor tersebut.

“Jadi ada dua sumur bor, 1 sumur ex Belanda yang 1800an dan satunya lagi yang baru dibangun oleh pemerintah daerah kira-kira di 2018. Kemudian kami memutuskan akan melakukan perbaikan pertama di sumur ex belanda ini,” jelasnya.

Setelah itu, PDAM Tirtanadi mengirimkan tim untuk melakukan Endoskopi untuk mengukur kedalaman sumur bor serta melakukan Geolistrik untuk menentukan potensi air di dalam tanah.

“Kemudian minggu berikutnya kami mengirimkan tim ke Desa Perlis ini untuk melakukan Endoskopi, yaitu menurunkan kamera ke dalam pipa tersebut sampai kedalaman 200 meter. Dari Endoskopi diperoleh hasil 200 meter pipa di dalam tanah ini masih dalam kondisi yang bagus,”

Baca Juga :  Ditengah Polemik yang Belum Usai, IAKMI Sumut Gelar Webinar

Sumur bor ini dulunya pernah memproduksi air yang bersih dalam waktu yang cukup lama. Namun, setelah tsunami di provinsi Aceh tahun 2004, sumur bor ini tidak lagi mengeluarkan air hingga tahun 2021 sebelum dilakukan perbaikan.

“Setelah kami fungsikan kembali maka alhamdulillah pada tanggal 16 Agustus 2021 menyambut hari kemerdekaan, air ini sudah bisa kita berikan kepada masyarakat Desa Perlis,” tukas Kabir Bedi.

 

(*)

Komentar Anda

Peristiwa Sumut