Danau Toba Rally 2021 Ditutup

Danau Toba Rally 2021 Ditutup

Pemerintah hingga Masyarakat Ucapkan Terima Kasih

Oxomedia,  Simalungun,  –  Danau Toba Rally 2021, Kejuaraan Nasional Rally Putaran I dan II akhirnya selesai. Masyarakat di sekitar lokasi rally di kawasan Hutan Tanaman Industri PT Toba Pulo Lestari (TPL) Sektor Aek Nauli hingga Pemerintah Kabupaten Simalungun mengucapkan syukur dan terima kasih atas gelaran yang dipercayai telah membangkitkan gairah ekonomi ini.

Danau Toba Rally resmi ditutup oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah bersama dengan Ketua Panitia yang juga Ketua IMI Sumut Harun Mustafa Nasution, Minggu (12/12). Hadir juga dalam penutupan Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung.

“Saya ucapkan terima kasih atas kegiatan ini karena ini sangat mendorong perekonomian di Simalungun. Saya saja Bupati di sini susah sekali mencari penginapan karena semua full. Kami Pemerintah Kabupaten Simalungun dan masyarakat mengucapkan terima kasih dan siap mendukung dan berharap acara sama bisa dilaksanakan dua kali dalam setahun,” ujar Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Sementara itu, saat menutup Danau Toba Rally 2021, Musa Rajekshah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Ia pun mengaku bila pertandingan berjalan lancar, tidak ada insiden kecelakaan atau lainnya yang menggangu jalannya pertandingan.

“Kita berharap acara kejuaraan Rally Asia Pasifik (APRC) di Tahun 2022 dan kejuaraan dunia World Rally Champhionship (WRC) di Tahun 2023 bisa terlaksana,” ujar Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah.

Ia pun berharap selama acara berlangsung memberikan manfaat kepada Provinsi Sumut, khususnya masyarakat sekitar.

Ijeck dengan panji timnya LFN Dorisfa Bla Bla Bla Motorsport didampingi Uche sebagai navigator juga menjadi peserta dan berhasil mencatat waktu 57 menit, 36,7 detik. Catatan tersebut membuat Ijeck menembus 10 besar klasemen akhir.

Baca Juga :  Nama Dermaga Feri Balige diusulkan jadi Pelabuhan Muliaraja

Ijeck mengaku selama mengikuti putaran kedua, hari terakhir, tantangannya semakin berat. Selain bebatuan, hujan menyebabkan  lintasan licin. “Ada trouble sedikit di SS-1 sampai SS-3. Untuk SS-3 pecah ban, dan SS-2 trouble mesin,” ceritanya.

Sementara itu, putra Ijeck, Musa Arjianshah juga menjadi juara kelas dan juara grup Kelas F3 dan juara Grup F. (BOB / REL)

 

Komentar Anda

Sumut