Warga Dusun IX A Desa Helvetia Nyatakan Tak Ada Potongan Bantuan Oleh Kadus

Warga Dusun IX A Desa Helvetia Nyatakan Tak Ada Potongan Bantuan Oleh Kadus

Deliserdang, Oxomedia- Terkait pemberitaan di salah satu media massa yang berisi tentang pemotongan uang Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), yang dilakukan oleh salah seorang Kadus IX A di Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, menuai reaksi dari beberapa warga.

Salah satunya warga Dusun IX A, Islamiyah Saragih (30) mengatakan bahwa selama ini ia menerima bantuan BPNT, atau PKH dari tahun 2021 tidak pernah dipotong sedikitpun oleh Kapala Dusun, ketika ditemui awak media dikediamanya di Jalan Banten Dusun IX A.

“Saya selama dua tahun ini tidak dipotong sedikitpun oleh pak Dicky, dan Pak Dicky selalu ngasih tau kalau ada bantuan yang diperolehnya melalui grup WA dusun,” tutur ibu tiga anak ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Acil (45) warga Dusun IX A, bahwasanya ia menerima BPNT tidak pernah dipotong atau dikutip. “Saya dapat utuh tidak ada dipotong potong,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dusun IX A Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Dicky Chandra (40), memberikan tanggapannya terkait dengan pemberitaan tersebut, ketika ditemui di kediamannya di Jalan Banten Pinggir Sungai Dusun IX A, Desa Helvetia, Selasa, (01/03/2022).

Dirinya mengatakan bahwasanya tidak ada pemotongan yang dilakukan olehnya selama ia menanggung jawabi proses bantuan ini, dan ia menyebutkan bahwa proses bantuan yang disalurkan selama ini, langsung ke warga.

“Jadi warga yang langsung menerima, darimana ceritanya saya memotong uang bantuan mereka? Sedangkan uangnya mereka yang langsung menerima,” ungkapnya.

Pria berkaca mata ini pun melanjutkan penjelasanya, jadi ketika warga mendapat bantuan dari pusat, dirinya langsung mensosialisasikan ke warga. “Terus saya terangkan ke warga bagaimana prosesnya, dan langsung warga yang menerima dari kantor desa,” sebut Dicky.

Baca Juga :  Lokot Nasution Siap Bawa Demokrat Sumut Menjadi Partai Modern dan Profesional untuk Kemenangan di 2024

Dari isi pemberitaan itu mengatakan, ada warga yang mengalami pemotongan (pungutan) bantuan sebanyak Rp. 400.000 – Rp. 500.000. “Tolong tunjukan siapa warganya, tunjukan bukti-buktinya juga, saya tidak menuntut, tapi saya akan bertanya kenapa bisa ngomong seperti itu,” tandasnya.

(Red)

Komentar Anda

Peristiwa Polhukam