Ijeck jawab undangan Sultan Deli dengan Sholat Subuh berjamaah di Mesjid Raya Al Mashun.

Ijeck jawab undangan Sultan Deli dengan Sholat Subuh berjamaah di Mesjid Raya Al Mashun.

OxoMedia-Medan. ” Saya lihat melalui Media Sosial, Pak Ijeck sering sekali melakukan sholat subuh berjemaah di berbagai Masjid. Karena itu saya undang Pak Ijeck untuk Sholat Subuh berjamaah di Masjid Raya Al Mashun” demikian disampaikan Sultan Deli Tuanku Mahmud Arya Lamanjiji kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Musa Rajekshah saat berkunjung ke kediaman beliau di Jalan Teuku Daud beberapa waktu yg lalu.

Jemputan ikhlas itupun dijawab Wagub Sumut dengan mengajak tim Gerakan Sholat Subuh berjamaah untuk memakmurkan Masjid Raya Al Mashun Medan pada Subuh 25 Desember 2020.

Dalam sambutannya Wagub Sumut itu menyampaikan rasa kagum kepada Sultan Deli yang mengundangnya untuk melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Raya Al Mashun. ” Saya sering ditanya oleh tokoh atau masyarakat tentang aktifitas Gerakan Sholat Subuh Berjamaah, tapi jarang ada yg mengundang. Sedangkan Tuanku tak hanya bertanya, tapi juga mengundang untuk Sholat Subuh berjamaah, dan saya menghormati undangan ini ” ujar Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah.

Jamaah Sholat Subuh berjamaah yang ramai itu diisi juga dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Abdul Halim, seorang Hafiz Qur’an asal negeri bertuah Langkat. Tapi sebelumnya didaulat pula ketua BKM Masjid Raya Al Mashun H. Ulumuddin untuk memberi kata sambutan.

Dalam sambutannya H. Ulumuddin menyampaikan rasa salutnya kepada pemimpin yang peduli kepada ummat dan Islam. ” Beginilah kalau pemimpin yang mengajak sholat subuh berjamaah, mesjid raya ini menjadi ramai. Jemaah sholat subuh biasanya paling 2 shaf saja, tapi hari ini bisa penuh dan shaf perempuan juga penuh. Itulah hebatnya pemimpin, Begitu juga dengan mesjid ini yg dibangun oleh Sultan Deli terdahulu. Kalo sekarang banyak mesjid yang megah, tentu wajar. Tapi dulu, disaat kita belum merdeka, Sultan Deli membangun mesjid yang sangat megah. Lihat batu marmer dari tiang mesjid ini didatangkan dari Italia, material lainnya ada yang didatangkan dari Spanyol dan China. Kalo pemimpinnya peduli kepada ummat dan Islam, jaya lah kita.” Ujar Ketua BKM Masjid Raya Al Mashun Kesultanan Deli, Medan.

Baca Juga :  Wali Kota Medan Melantik dan Mengukuhkan 95 Orang Pejabat Struktural dan Fungsional Di Lingkungan Pemko Medan

Sedangkan Ustad Abdul Halim yang sering diajak Wagub Ijeck untuk mengisi tausiyah di berbagai kegiatan safari nya menyampaikan bahwa ada 2 hal yang dapat membuat kita dimudahkan dalam proses hisab di hari perhitungan kelak. Pertama adalah Sholat di awal waktu dan berjamaah di mesjid ataupun surau. Kedua, berdakwah menyiarkan ajaran Islam dan mengajak kepada kebaikan hingga akhir hayat.

Sholat Subuh berjamaah yang juga diramaikan oleh pengurus Partai Golkar Sumut, Karang Taruna Sumut, BKPRMI Sumut, Dewan Masjid Indonesia kota Medan, jajaran pengurus organisasi Islam seperti Al Wasliyah, Muhammadiyah dll itupun ditutup dengan doa dan kemudian foto bersama antara jamaah dengan Sultan Deli dan Wakil Gubernur.

Komentar Anda

Humaniora Peristiwa