Guterres: PBB Ingin Pastikan Kudeta Myanmar Gagal

Guterres: PBB Ingin Pastikan Kudeta Myanmar Gagal

Oxomedia, New York, – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan pada Rabu (3/2) akan melakukan segala daya untuk menekan Myanmar dan “memastikan bahwa kudeta militer gagal”.

“Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memobilisasi semua aktor kunci dan komunitas internasional untuk memberikan tekanan yang cukup pada Myanmar untuk memastikan bahwa kudeta ini gagal,” kata Guterres dalam percakapan dengan The Washington Post.

Seperti dilaporkan AFP, Kamis (4/2), Myanmar jatuh kembali ke pemerintahan militer langsung pada Senin (1/2) ketika tentara menahan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi dan para pemimpin sipil lainnya dalam serangkaian serangan fajar, mengakhiri eksperimen singkat negara itu dengan demokrasi.

“Setelah pemilu yang saya yakini berlangsung normal dan setelah periode transisi yang besar, sama sekali tidak dapat diterima untuk membalikkan hasil pemilu dan keinginan rakyat,” kecamnya.

Sekjen PBB juga menyesalkan bahwa Dewan Keamanan tidak dapat menyetujui pernyataan bersama tentang kudeta Myanmar, setelah pertemuan darurat yang diprakarsai oleh Inggris.

Menurut draf teks yang diusulkan pada awal minggu untuk dinegosiasikan dan diperoleh AFP, Dewan Keamanan akan menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas dan mengutuk kudeta tersebut, dan akan menuntut militer “segera membebaskan mereka yang ditahan secara tidak sah”.

“Saya berharap demokrasi bisa maju lagi di Myanmar tapi untuk itu semua narapidana harus dibebaskan, tatanan konstitusi harus ditegakkan kembali,” tambahnya. (AFP / BeritaSatu.com)

Komentar Anda

Baca Juga :  Huawei Turut Dorong Penguatan Ekosistem Investasi Tanah Air di Indonesia-Southern China Business Forum 2021
Global