Amerika Serikat Akan Kembali Gabung Dewan HAM PBB

Amerika Serikat Akan Kembali Gabung Dewan HAM PBB

Oxomedia, Washington – Di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden, Amerika Serikat (AS) akan bergabung kembali dengan Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, 3 tahun setelah eks Donald Trump hengkang dari lembaga tersebut.

Dilansir dari Antara, mengutip Reuters, Senin (8/2), Menteri Luar Negeri Antony Blinken segera membuat pengumuman pada Senin waktu AS (Selasa, 9/2, waktu Indonesia) bahwa Amerika akan kembali ke Dewan yang berbasis di Jenewa, Swis, itu sebagai pengamat, menurut pejabat Departemen Luar Negeri AS.

“Kami bermaksud untuk melakukannya, mengingat bahwa jalan paling efektif untuk untuk mereformasi dan memperbaiki Dewan adalah terlibat dengannya dalam cara yang berprinsip,” kata pejabat tersebut.

“Kami memahami bahwa Dewan berpotensi untuk menjadi forum yang penting bagi mereka yang tengah berjuang melawan tirani dan ketidakadilan di seluruh dunia. Dengan berada di dalamnya, kami berupaya mereformasi dan memastikan lembaga ini dapat memenuhi potensi itu,” kata dia menambahkan.

Sebelumnya, Trump, dengan agenda “America First” (Dahulukan Amerika) yang berkontribusi pada keputusannya menarik AS dari sejumlah organisasi dan perjanjian internasional, keluar dari Dewan HAM PBB pada 2018, separuh jalan dari periode keanggotaan tiga tahunan. Trump menganggap Dewan cenderung tidak berpihak pada Israel serta tidak mereformasi diri.

Majelis Umum PBB dengan 193 anggota dijadwalkan untuk memilih anggota-anggota baru Dewan tahun ini. Para anggota dipilih untuk duduk selama tiga tahun dan tidak dapat menjabat lebih dari dua periode berturut-turut.

Kandidat anggota dipilih melalui pemungutan suara dalam kelompok geografis untuk menjamin adanya representasi.  Sesi berikutnya dewan yang beranggotakan 47 negara tersebut akan dimulai menjelang akhir Februari. (Analisadaily.com)

Komentar Anda

Baca Juga :  Ngozi Okonjo-Iweala, Perempuan dan Orang Afrika Pertama yang Pimpin WTO
Polhukam