Dikira Hanya Karangan Bunga, Penjual Sate Kerang Tak Menyangka Gubsu Edy Hadir di Pernikahan Anaknya

Dikira Hanya Karangan Bunga, Penjual Sate Kerang Tak Menyangka Gubsu Edy Hadir di Pernikahan Anaknya

DELISERDANG, Oxomedia – Seorang penjual sate kerang Juli Verawati terkejut didatangi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. Ia tak menyangka orang nomor satu di Sumut itu datang langsung ke Dusun Budiman, Desa Beringin, Deli Serdang, tempat pernikahan anaknya diadakan.

Awalnya Juli mengundangnya secara langsung di Masjid Gubernur, Rumah Dinas, Jalan Sudirman. Juli mengaku sebenarnya sudah senang apabila yang datang sekadar karangan bunga. Namun tak disangka, Edy Rahmayadi langsung mengunjungi keluarga penjual sate kerang itu.

“Tidak disangka, ayah (Edy Rahmayadi) mau datang kemari, sebenarnya sekedar karangan bunga saja sudah senangnya, tapi ayah langsung datang kemari, ” kata Juli di Dusun Budiman, Desa Beringin, Deli Serdang, Minggu (6/3).

Yunita, penjual sate kerang yang masih bersaudara dengan Juli mengatakan kedatangan Edy Rahmayadi seperti mimpi. Ia juga tak menyangka bahwa Edy akan datang langsung.

Menurutnya Edy adalah sosok yang peduli pada masyarakat seperti dirinya. Yunita dan Juli mengenal Edy sudah sejak lama. Bahkan sejak saat Edy Rahmayadi masih menjabat Pangdam I Bukit Barisan.

Kemudian setelah Edy mencalonkan diri sebagai Gubernur, Juli bertemu lagi dengannya. Pertemuannya dengan Edy pada saat ia berjualan di Kebun Binatang Medan. Ia bertemu Edy di tempat itu sewaktu bersama keluarganya.

“Jadi ayah (Edy Rahmayadi) datang beserta keluarga duduk di tikar biasa, saya tanyak teman teman saya, itu siapa ya, teman saya bilang itu lho bapak yang tentara tentara itu, setelah itu rupanya dia mau calon gubernur, habis itulah jumpa terus, ” kenang Juli.

Juli dan Yunita kini menganggap Edy Rahmayadi seperti ayah sendiri. “Sudah kami anggap seperti ayah sendiri lah, ” kata Juli.

Baca Juga :  Cetak Sejarah, Kepala Daerah Se- Dataran Tinggi Puji Gubsu Edy yang Alokasikan Anggaran Rp713 Milyar

(TIM/Rel)

Komentar Anda

Humaniora Peristiwa