Persiapan Pelepasliaran “Surya Manggala” dan “Citra Kartini”

Persiapan Pelepasliaran “Surya Manggala” dan “Citra Kartini”

Oxomedia, Medan, – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatera Utara merencanakan akan melepasliarkan 2 (dua) ekor dua ekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) “Surya Manggala” (jantan) dan “Citra Kartini” (betina), berumur ± 3,5 tahun, di 2 (dua) lokasi dalam Zona Inti Taman Nasional Kerinci Seblat, pada Selasa 7 Juni 2022, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni 2022.

Kedua harimau ini sebelumnya dirawat di Suaka Satwa (Sanctuary) harimau sumatera Barumun. Pelepasliaran dimaksudkan untuk menghindari inbreeding atau kawin kerabat yang dapat menurunkan kualitas genetis keturunannya nanti. Suaka Satwa (Sanctuary) harimau sumatera Barumun ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor SK.373/KSDAE/SET/KSA.29/2016 tanggal 30 September 2016 tentang Penetapan Suaka satwa Harimau Sumatera (Panthera tigris) pada Desa Batu Nanggar, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara. Suaka satwa ini dibangun untuk mengelola, merawat dan merehabilitasi harimau harimau baik yang korban konflik, sakit maupun yang akan dilepasliarkan.

Selama ± 3,5 tahun berada di dalam Suaka Satwa (Sanctuary) harimau sumatera Barumun “Surya Manggala dan Citra Kartini” dirawat secara alami bersama induknya dan diberikan pakan hidup secara rutin berupa babi hutan, kelinci, ayam liar dan lain sebaginya. Selain itu perilaku alaminya juga diamati secara teratur melalui CCTV. Dengan kondisi seperti ini “Surya Manggala dan Citra Kartini” tumbuh dan besar secara alami walaupun di dalam kandang dengan campur tangan manusia yang sangat minim.

Selama “Surya Manggala dan Citra Kartini” berada di dalam sanctuary harimau Barumun, Balai Besar KSDA Sumatera Utara mendapat dukungan dari Yayasan Parsamuhan Bodichita Mandala Medan (YPBMM), TFCA Sumatera, PT. PT. Agincourt Resources dan pengamatan medis oleh dokter hewan.

Baca Juga :  Lagi, Harimau memangsa Sapi di Bahorok

Sebelum dilepasliarkan, telah dilakukan langkah-langkah persiapan pada tanggal 3 – 4 Juni 2022, dimana terhadap harimau “Surya Manggala dan Citra Kartini” telah dilakukan pemasangan GPS Collar dari Direktorat KKHSG Ditjen KSDAE oleh Balai Besar KSDA Sumatera Utara dan Tim medis. Pemasangan GPS collar ini bertujuan untuk memantau pergerakan harimau sumatera pasca lepar liar. Data hasil pemantauan ini sangat penting sebagai bahan evaluasi dan pengelolaan harimau mendatang di habitat alaminya.

Pada saat yang bersamaan dengan pemasangan GPS collar, pengecekan kesehatan terakhir juga dilakukan terhadap harimau sumatera “Surya Manggala dan Citra Kartini”. Hasil dari pengecekan kesehatan tersebut adalah sebagai berikut : “Surya Manggala” memiliki berat badan 122 Kg, tinggi 75 cm, dan panjang individu 251 cm. Sedangkan “Citra Kartini” berat badannya 88 Kg, tinggi 72 cm, panjang individu 240 cm. Secara umum kedua harimau sumatera ini dalam kondisi sehat dan layak untuk dilepasliarkan sesuai dengan rekomendasi dari dokter hewan.

Dengan telah dilakukannya pemasangan GPS collar serta pemeriksaan kesehatan, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan keberangkatan “Surya Manggala dan Citra Kartini”, yang direncanakan akan diangkut dan dibawa melalui jalan darat dari Sanctuary Barumun Tapanuli Selatan melalui Kota Padangsidimpuan – Penyabungan – Bukit Tinggi – Solok Surian – Sungai Penuh Kerinci menuju Bandara Depati Parbo, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi yang berjarak ± 636 Km.

Selanjutnya kami mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu : Direktorat Keanekaragaman Hayati Species dan Genetik Ditjen KSDAE, Direktorat Pengelolaan Kawasan Konservasi Ditjen KSDAE, Biro Humas Setjen KLHK, Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Yayasan Parsamuhan Bodichita Mandala Medan (YPBMM), Yayasan Sintas Indonesia, Leuser Conservation Partnership (LCP), Forum Harimau Kita, PT. Agincourt Resources, TFCA Sumatera, GEF-UNDP, Barumun Nagari Wildlife Sanctuary (BNWS), dan Tim Medis atas terselenggaranya kegiatan persiapan lepasliar “Surya Manggala dan Citra Kartini dalam Siaran Pers Persiapan Pelepasliaran “Surya Manggala dan Citra Kartini” ujar Plt. Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Ir. Irzal Azhar, M.Si yang diterima Redaksi Oxomedia. (BOB/REL)

Baca Juga :  Lagi, Harimau Mengganas di Bahorok.

Komentar Anda

Lingkungan