GARPU Sumut Bahas UMKM Naik Kelas

GARPU Sumut Bahas UMKM Naik Kelas

Saat Audiensi ke Fraksi NasDem DPRD Sumut

Medan, Oxomedia, – Pengurus DPW Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) beraudiensi ke Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Senin (17/10/2022) sore.

Kehadiran rombongan yang dipimpin oleh Ketua DPW GARPU Sumut, Rico Waas disambut hangat Ketua Fraksi Partai NasDem, dr. Tuahman Franciscus Purba didampingi anggota DPRD Sumut dr. Mustafa Kamil Adam. Perwakilan Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemprovsu turut hadir pada pertemuan tersebut.

Ketua GARPU Sumut Rico Waas mengatakan, dalam pertemuan tadi, pengurus GARPU bersama Fraksi NasDem dan perwakilan dinas membahas bagaimana UMKM di Sumut bisa naik kelas. Salah satunya, GARPU akan menjalin kerja sama dengan seluruh stakeholder, termasuk dinas terkait. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas para pelaku UMKM.

“Kita mengapresiasi Fraksi Partai NasDem yang sudah mau memfasilitasi pertemuan. Ini menjadi diskusi yang tepat untuk mendapatkan jawaban teknis terkait apa yang bisa dilakukan ke depannya,” ujar Rico didampingi wakil ketua Deardo Herlambang Damanik, sekretaris Fikri Fauzi, bendahara Darius Univa dan pengurus lainnya kepada wartawan usai audiensi.

Rico menjelaskan, peningkatan permodalan dan proses mengurus izin usaha menjadi poin penting yang dibahas GARPU bersama perwakilan dinas dan Fraksi NasDem. Sebab, permasalahan ini masih banyak dijumpai dari pelaku UMKM yang ada di Sumut.

“Menurut keterangan dinas terkait, masalah permodalan masih melalui perbankan, dengan nilai nominal Rp 10 juta ke bawah. Mereka juga mengatakan Pegadaian rencananya akan ada program pemberian bantuan modal usaha mencapai Rp 20 juta,” ucap Rico.

Baca Juga :  Pengda PERSAKMI Sumut dan Pengcab Sibolga melaksanakan Pengabdian Masyarat

“Sementara GARPU berharap masalah permodalan ini dipermudah Dinas Koperasi,” tambahnya.

Soal perizinan, lanjut Rico, fasilitas Online Single Submission (OSS) memang sudah bisa menjadi andalan untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). Akan tetapi, masih banyak pelaku UMKM yang belum mengetahui cara menggunakan fasilitas ini. Sehingga banyak dari mereka yang belum mendaftarkan izin usahanya. Sementara dinas terkait mengharapkan pelaku UMKM ini melakukan pendaftaran secara mandiri.

“Ini peran penting bagi GARPU, yaitu membantu pelaku UMKM dalam pembuatan NIB. Setelah itu baru diurus SNI, label halal dan BPOM-nya. Semua ini penting disiapkan jika mau UMKM naik kelas,” ucap Rico tegas.

Rico menambahkan, ke depannya GARPU akan gencar menggelar pelatihan-pelatihan dengan melibatkan dinas-dinas terkait. Baik itu di bidang digital marketing, advokasi, pengurusan perizinan (legalitas). Termasuk belajar bagaimana memasukkan produk mereka ke marketplace digital.

“Tanggapan mereka (dinas terkait) sangat welcome. Dan mereka menyatakan siap bekerja sama dengan GARPU untuk meningkatkan kualitas UMKM di Sumut,” ujar Wakil Ketua Bidang UMKM DPW NasDem Sumut itu mengakhiri keterangannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut, dr. Tuahman Franciscus Purba berharap GARPU ini bisa menjadi fasilitator bagi seluruh UMKM yang ada di Sumut. Supaya mereka dapat berpartisipasi dalam peningkatan ekonomi rakyat.

Menurut Tuahman, memang informasi pemerintah terkait UMKM sudah cukup bijak dan semua dikatakan gratis. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya.

“Hal ini perlu kita berikan sosialisasi bahwa hubungan masyarakat dengan pemerintah untuk membangun ruang UMKM itu sudah sangat sulit. Makanya tadi saya juga memanggil beberapa dinas terkait. Sebab, banyak persoalan yang sama sekali tidak didapat oleh para pelaku UMKM. Diharapkan dari pertemuan ini GARPU bisa berhubungan langsung dengan kepala dinas terkait, supaya bagaimana memulainya,” kata Tuahman.

Baca Juga :  Afifi Lubis Berharap KI Sumut Semakin Maju, Berkualitas dan Bermartabat

“Dan yang paling penting, GARPU kita harapkan bisa memberikan sosialisasi kepada produk-produk UMKM supaya bisa dipasarkan. Minimal bisa dipasarkan di dalam negeri,” pungkasnya.

Sementara, perwakilan dari Dinas Koperasi Pemprov Sumut S. Kaloko menyampaikan, diskusi untuk memajukan UMKM di Sumut harus sering dilakukan. Sebab, untuk meningkatkan usaha mikro menjadi naik kelas dengan sistem digital perlu dilakukan kerja sama dari semua pihak.

“Karena kerja sama ini bertujuan untuk menjadikan Sumut yang bermartabat dan lebih maju ke depannya,” katanya kepada awak Oxomedia. (BOB)

Komentar Anda

Ekonomi